Tribus Tetragonieae merupakan kelompok tumbuhan dalam keluarga Aizoaceae yang secara klasifikasi ilmiah termasuk ke dalam ordo Caryophyllales. Kelompok ini dikenal karena karakteristik adaptasinya yang mampu bertahan di lingkungan ekstrem, terutama di daerah pesisir atau tanah yang berpasir. Salah satu anggota yang paling dikenal dari tribus ini adalah genus Tetragonia, yang mencakup jenis tanaman seperti bayam Selandia Baru (Tetragonia tetragonioides), sebuah tanaman sukulen yang sering dikonsumsi sebagai sayuran hijau.
Secara morfologi, anggota Tetragonieae umumnya memiliki daun yang tebal dan berair (sukulen) sebagai cara menyimpan cadangan air di iklim yang kering atau berkadar garam tinggi. Secara sistematis, klasifikasi ini menempatkan mereka dalam kelompok tanaman berbunga yang memiliki bunga dengan kelopak menonjol namun sering kali tidak memiliki mahkota bunga sejati. Pembagian taksonomi ini penting dalam botani untuk membantu membedakan kelompok tumbuhan berbunga berdasarkan struktur reproduksi dan pola penyebaran geografisnya yang tersebar luas, khususnya di wilayah belahan bumi bagian selatan.
Kasifikasi ilmiah Tribus (Tetragonieae)
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Caryophyllidae |
| Ordo: | Caryophyllales |
| Famili: | Aizoaceae |
| Subfamili: | Aizoideae |
| Tribus: | Tetragonieae |
Genus pada Tribus (Tetragonieae):
Advertisement