Tumbuhan dalam genus Tetragonia masuk ke dalam keluarga Aizoaceae. Secara ilmiah, genus ini dikenal karena kemampuannya beradaptasi di lingkungan yang kering atau mengandung kadar garam tinggi, seperti di wilayah pesisir. Salah satu anggota yang paling populer adalah Tetragonia tetragonioides atau yang sering disebut sebagai bayam Selandia Baru, yang secara klasifikasi berada di bawah ordo Caryophyllales.
Secara morfologi, tanaman ini diklasifikasikan sebagai tumbuhan berbunga yang memiliki daun sukulen atau berdaging untuk menyimpan air. Genus Tetragonia tersebar luas di berbagai belahan dunia, terutama di wilayah belahan bumi selatan seperti Afrika, Australia, dan Selandia Baru. Pengelompokan ini didasarkan pada karakteristik fisik buahnya yang memiliki bentuk bersudut atau bertanduk, yang menjadi asal-usul nama "Tetragonia" atau "bersegi empat".
Kasifikasi ilmiah Genus (Tetragonia)
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Caryophyllidae |
| Ordo: | Caryophyllales |
| Famili: | Aizoaceae |
| Subfamili: | Aizoideae |
| Tribus: | Tetragonieae |
| Genus: | Tetragonia |
Spesies pada Genus (Tetragonia):
Advertisement