Secara klasifikasi ilmiah, genus Xanthium termasuk dalam keluarga bunga matahari atau Asteraceae. Tanaman ini dikenal sebagai tumbuhan berbunga yang memiliki ciri khas berupa buah berduri dengan pengait, yang memungkinkannya menempel pada bulu hewan atau pakaian manusia untuk penyebaran biji. Tumbuhan ini umumnya tumbuh subur di lahan terbuka, pinggir jalan, atau area pertanian sebagai gulma yang cukup tangguh.
Dalam taksonomi biologi, Xanthium diklasifikasikan ke dalam kerajaan Plantae, divisi Tracheophyta, dan kelas Magnoliopsida. Genus ini mencakup beberapa spesies yang tersebar luas di seluruh dunia, dengan Xanthium strumarium sebagai salah satu spesies yang paling umum dikenal. Meskipun memiliki kegunaan dalam pengobatan tradisional tertentu, banyak spesies dalam genus ini dianggap beracun jika dikonsumsi oleh ternak karena kandungan zat kimia di dalamnya.
Kasifikasi ilmiah Genus (Xanthium)
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Asteridae |
| Ordo: | Asterales |
| Famili: | Asteraceae |
| Subfamili: | Asteroideae |
| Tribus: | Heliantheae |
| Genus: | Xanthium |
Spesies pada Genus (Xanthium):
Advertisement