Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Kratom—Farmakologi, implikasi klinis, dan arah penelitian masa depan

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Narrative Review
    Sampel:
    Tidak ada sampel primer; tinjauan literatur farmakologi dan klinis
    Dosis/Durasi:
    Tidak ada dosis standar; penggunaan tradisional daun 2–10 g, ekstrak bervariasi.
    Temuan:
    Mitraginin dan 7-hidroksimitraginin berinteraksi dengan reseptor opioid. Bukti klinis masih terbatas, dan risiko ketergantungan serta efek samping perlu dipertimbangkan.
  2. Kratom (Mitragyna speciosa): Tinjauan potensi efek terapeutik dan efek sampingnya

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Review
    Sampel:
    Tidak ada sampel primer; tinjauan literatur
    Dosis/Durasi:
    Tidak ada dosis standar; produk tidak terstandar.
    Temuan:
    Kratom berpotensi untuk nyeri dan putus opioid, tetapi bukti terkontrol minim. Risiko efek samping meliputi hepatotoksisitas, kejang, dan ketergantungan.
  3. Penggunaan kratom di kalangan orang dewasa AS: Survei Nasional Penggunaan Narkoba dan Kesehatan 2019

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Survei Cross-sectional
    Sampel:
    Sekitar 49.000 orang dewasa AS
    Dosis/Durasi:
    Tidak dilaporkan (survei prevalensi).
    Temuan:
    Prevalensi penggunaan kratom seumur hidup sekitar 0,7% dan dalam setahun terakhir 0,3%. Penggunaan kratom terkait dengan penggunaan zat lain dan masalah kesehatan mental.
  4. Kratom (Mitragyna speciosa) untuk putus opioid: Tinjauan sistematis

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    13 studi observasional dan laporan kasus
    Dosis/Durasi:
    Tidak ada dosis standar; bervariasi antar studi.
    Temuan:
    Bukti terbatas menunjukkan kratom dapat mengurangi gejala putus opioid. Namun, kualitas studi rendah dan risiko bias tinggi.
  5. Kratom untuk putus opioid: Tinjauan sistematis dan meta-analisis

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Systematic Review dan Meta-Analisis
    Sampel:
    13 studi; sebagian besar observasional dengan total peserta tidak seragam
    Dosis/Durasi:
    Tidak ada dosis standar; bervariasi antar studi.
    Temuan:
    Meta-analisis menunjukkan kratom berpotensi mengurangi gejala putus opioid. Namun, bukti berkualitas rendah dan heterogenitas tinggi.
  6. Hepatotoksisitas kratom (Mitragyna speciosa): Tinjauan sistematis

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    11 laporan kasus
    Dosis/Durasi:
    Bervariasi; tidak ada dosis standar.
    Temuan:
    Hepatotoksisitas akibat kratom jarang dilaporkan, umumnya berupa hepatitis kolestatik. Kondisi ini dapat muncul setelah penggunaan beberapa minggu.

Advertisement


Studi Klinis Lainnya

Cari: