Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Genus Turnera: Tinjauan Etnobotani, Fitokimia, dan Farmakologi

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    Tidak berlaku (tinjauan pustaka)
    Dosis/Durasi:
    Tidak berlaku
    Temuan:
    Tinjauan ini merangkum penggunaan tradisional Turnera diffusa sebagai afrodisiak, ansiolitik, dan antidiabetik; senyawa utama meliputi flavonoid, terpenoid, dan glikosida sianogenik. Bukti farmakologi sebagian besar masih berasal dari studi praklinis.
  2. Efek Ansiolitik Turnera diffusa pada Mencit

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi Eksperimental Hewan
    Sampel:
    60 mencit Swiss jantan, dibagi menjadi 6 kelompok
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak hidroalkoholik 100, 200, dan 400 mg/kgBB, p.o., pemberian akut
    Temuan:
    Ekstrak Turnera diffusa menunjukkan efek ansiolitik signifikan pada tes elevated plus maze dan open field, kemungkinan melalui modulasi reseptor GABA-A. Efek ini sebanding dengan diazepam pada dosis tertentu.
  3. Aktivitas Antidiabetik Turnera diffusa pada Tikus Diabetes yang Diinduksi Streptozotosin

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi Eksperimental Hewan
    Sampel:
    40 tikus Wistar jantan dengan diabetes induksi streptozotosin
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak etanol 200 dan 400 mg/kgBB/hari selama 28 hari
    Temuan:
    Pemberian ekstrak Turnera diffusa menurunkan kadar glukosa darah, meningkatkan kadar insulin, dan memperbaiki profil lipid. Efek ini terkait dengan aktivitas antioksidan dan penghambatan α-glukosidase.
  4. Aktivitas Antimikroba Minyak Atsiri Turnera diffusa

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi In Vitro
    Sampel:
    Isolat bakteri Gram-positif, Gram-negatif, dan jamur Candida albicans
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 0,5–4 mg/mL (metode difusi cakram dan MIC)
    Temuan:
    Minyak atsiri Turnera diffusa menunjukkan aktivitas antibakteri dan antijamur terhadap Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Candida albicans. Komponen utama yang teridentifikasi adalah β-kariofilen dan α-humulen.
  5. Aktivitas Antiinflamasi Turnera diffusa pada Makrofag yang Distimulasi LPS

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi In Vitro
    Sampel:
    Kultur sel makrofag RAW 264.7
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak etanol 10–100 µg/mL selama 24 jam
    Temuan:
    Ekstrak Turnera diffusa menurunkan produksi NO, TNF-α, dan IL-6 melalui penghambatan jalur NF-κB dan MAPK. Hasil ini mendukung potensi Turnera diffusa sebagai agen antiinflamasi.
  6. Uji Klinis Acak, Tersamar Ganda, Terkontrol Plasebo Turnera diffusa untuk Disfungsi Seksual Wanita

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    120 wanita usia 18–45 tahun dengan disfungsi seksual
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak 300 mg/hari selama 8 minggu
    Temuan:
    Ekstrak Turnera diffusa meningkatkan skor Female Sexual Function Index (FSFI) secara signifikan dibandingkan plasebo, terutama pada domain hasrat dan gairah. Efek samping ringan dan tidak berbeda bermakna dengan plasebo.
  7. Obat Herbal untuk Disfungsi Seksual Wanita: Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    12 RCT dengan total 1.234 wanita
    Dosis/Durasi:
    Bervariasi; studi Turnera diffusa menggunakan 300 mg/hari selama 8 minggu
    Temuan:
    Intervensi herbal, termasuk Turnera diffusa, memberikan perbaikan signifikan pada skor FSFI dibandingkan plasebo (SMD 0,45; 95% CI 0,20–0,70). Heterogenitas sedang hingga tinggi.

Advertisement


Cari: