Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Eschscholzia californica Cham.: Tinjauan fitokimia dan farmakologi

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    Lebih dari 100 artikel ilmiah in vitro, in vivo, dan klinis
    Dosis/Durasi:
    Tidak berlaku (tinjauan literatur)
    Temuan:
    Tanaman ini kaya alkaloid (protopin, alokriptopin, keleritrin) dan flavonoid. Bukti praklinis mendukung efek anxiolitik, sedatif, analgesik, antiinflamasi, dan neuroprotektif, tetapi uji klinis berkualitas tinggi masih terbatas.
  2. Efek ekstrak Eschscholzia californica terhadap kualitas tidur pada pasien insomnia kronis: uji klinis acak terkontrol plasebo

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien dewasa dengan insomnia kronis (usia 18-65 tahun)
    Dosis/Durasi:
    250 mg ekstrak dua kali sehari selama 4 minggu
    Temuan:
    Ekstrak Eschscholzia californica memperbaiki skor Pittsburgh Sleep Quality Index dan mengurangi kecemasan terkait tidur dibandingkan plasebo. Efek samping ringan dan tidak berbeda bermakna dari plasebo.
  3. Tinjauan sistematis dan meta-analisis tanaman herbal untuk insomnia: implikasi untuk Eschscholzia californica

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    14 uji klinis acak terkontrol dengan total 1.602 peserta
    Dosis/Durasi:
    Bervariasi antar studi (2–8 minggu)
    Temuan:
    Intervensi herbal tertentu untuk insomnia menunjukkan perbaikan kualitas tidur dibandingkan plasebo. Bukti khusus untuk Eschscholzia californica masih terbatas dan sering dikombinasikan dengan herbal lain.
  4. Efek anxiolitik ekstrak Eschscholzia californica pada mencit: keterlibatan sistem GABAergik

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi eksperimental in vivo
    Sampel:
    40 mencit jantan (Mus musculus) yang diinduksi kecemasan
    Dosis/Durasi:
    50, 100, dan 200 mg/kg berat badan, pemberian oral akut
    Temuan:
    Ekstrak Eschscholzia californica meningkatkan waktu di lengan terbuka pada uji elevated plus maze dan mengurangi perilaku kecemasan. Efek ini dihambat oleh antagonis reseptor GABA_A, menunjukkan mekanisme GABAergik.
  5. Aktivitas antiinflamasi ekstrak Eschscholzia californica pada makrofag RAW 264.7 yang distimulasi LPS

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi in vitro
    Sampel:
    Kultur sel makrofag RAW 264.7 yang distimulasi lipopolisakarida (LPS)
    Dosis/Durasi:
    10, 25, 50, dan 100 µg/mL selama 24 jam
    Temuan:
    Ekstrak Eschscholzia californica menurunkan produksi nitrit oksida, prostaglandin E2, dan sitokin proinflamasi TNF-α serta IL-6. Efek ini terkait penghambatan jalur NF-κB dan MAPK.
  6. Efek neuroprotektif ekstrak Eschscholzia californica terhadap defisit memori yang diinduksi skopolamin pada tikus

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Studi eksperimental in vivo
    Sampel:
    48 tikus Wistar jantan yang diinduksi skopolamin
    Dosis/Durasi:
    100 dan 200 mg/kg berat badan per hari selama 14 hari
    Temuan:
    Ekstrak Eschscholzia californica memperbaiki kinerja memori pada uji Morris water maze dan mengurangi stres oksidatif serta aktivitas asetilkolinesterase di hipokampus. Efek ini menunjukkan potensi neuroprotektif pada model demensia.

Advertisement


Cari: